Senin, 13 Juni 2016

Review Buku
Diskursus Munasabah Alquran dalam Tafsir Al-Misbah
BAB 3

Judul Buku                              : Diskursus Munasabah Al-Quran Dalam Tafsir Al-Misbah
Penulis                                     : Dr. Hasani Ahmad Said, M.A.
Penerbit                                   : AMZAH
Tahun Terbit                           : 2015
Cetakan                                   : Pertama
Design Cover                          : Diah Purnamasari
Editor                                      : Nur Laili Nusroh, Abdul Manaf
Jumlah Halaman                     : 293 halaman
Halaman yang diresensi         : Halaman 141-163
Resensator                               : Muhammad Arif Rahman

Penulis menyelesaikan studi S-1 hingga S-3 nya di UIN syarif hidayatullah Jakarta dengan konsentrasi tafsir-hadits. Ia adalah lulusan terbaik pendidikan kader mufassir (PKM) pusat studi al-quran tahun 2010 dan menjadi dewan pakar pusat studi al-quran. Saat ini penulis merupakan dosen tetap di UIN syarif hidayatullah fakultas ekonomi dan bisnis. Dan ia juga dosen terbang di program pascasajana IAIN raden intan lampung dan pascasarjana UNISMA bekasi sejak tahun 2014. Selain itu penulis juga pernah menjadi dosen luar biasa fakultas ushuluddin dan filsafat, fakultas syariah dan hokum, dan fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan UIN syarif hidayatullah Jakarta.

Buku karangan Dr. Hasani Ahmad Said, M.A ini, dalam bab 4 menjelaskan model munasabah alquran dalam tafsir al-misbah yang mana di dalamnya lebih menjelaskan tentan bagaimana para pembaca lebih memahami tentang munasabah alquran itu sendiri. Di buku ini pengarang mengambil tafsir karya quraish shihab yaitu tafsir al-mishbah dalam pengajarannya tentang munasabah alquran.

Secara umum, peletakan ayat-ayat dan surah-surah di dalam mushaf berbeda dengan turunnya ayat. Ada yang turunnya lebih awal justru diletakkan di akhir mushaf, sebaliknya ada yang turun di akhir namun diletakkan di awal mushaf. Mengenai itu, quraish shihab berpendapat bahwa bukan dari kapan turunnya ayat atau surah tersebut, tapi apa kandungan dari surah tersebut. Seperti surah al-baqarah yang terdapat bahasan mengenai keharaman makanan, menuntut ilmu, anjuran bersedekah, menegakkan hukum, kewajiban berpuasa, dan banyak lagi.

Banyak para ulama yang mempunyai cara sendiri dalam menjelaskan bagaiamana munasabah alquran. Quraish shihab menjelaskan bahwa ulama terdahulu pada umumnya menempuh satu diantara tiga cara yang menjelaskan tentang hubungan antar ayat.
      1.   Mengelompokkan sekian banyak ayat dalam satu kelompok tema kemudian menjelaskan hubungan dengan kelompok ayat-ayat berikutnya.
      2.     Menemukan tema sentral dari satu surah lalu mengembalikan uraian kelompok ayat-ayat kepada tema sentral itu.
      3.      Menghubungkan ayat dengan ayat sebelumnya lalu mencari keserasiannya.

Kajian ilmu munasabah alquran mendapatkan tempat dan penghargaan yang cukup tinggi dalam bidang ilmu-ilmu alquran dan sekaligus memiliki peran dan fungsi yang signifikan dalam memahami alquran. Meskipun tidak semua pakar mengakui urgensi dan fungsi ilmu munasabah alquran, keberadaanya sebagai ilmu alquran tidak dapat dibantah dan memang mempunyai arti besar dalam menafsirkan ayat alquran.

Ilmu munasabah sangat penting untuk menyingkap keistimewaan alquran karena memperlihatkan keserasian ayat-ayat yang terkesan tidak mempunyai keterkaitan. Oleh karena itu, sebagian pakar menegaskan hal tersebut sebagai bagian yang inheran dengan kemukjizatan alquran.

Untuk menanggapi ayat-ayat alquran yang terkesan telah tersusun sedemikian rupa dalam mushaf utsmani, quraish shihab memperkenalkan tafsirnya yang banyak membahas tentang munasabah. Quraish shihab berpendapat bahwa masalah korelasi antar ayat alquran ini layak mendapat perhatian khusus. Melalui pembahasan tentang korelasi ayat-ayat ini akan didapatkan suatu pemahaman terhadap alquran sebagai keutuhan yang saling terkait.

Dalam tafsirnya yaitu tafsir al-mishbah, quraish shihab mengemukakan enam keserasian hubungan bagian-bagian alquran. Keserasian itu yakni:
      1.       Keserasian kata demi kata dalam satu surah
      2.      Kesersian kandungan ayat dengan fashilah (penutup ayat)\
      3.      Keserasian hubungan ayat dengan ayat berikutnya
      4.      Keserasian uraian awal/mukaddimah satu surah dengan penutupnya
      5.      Keserasian penutup surah dengan uraian awal/mukaddimah surah sesudahnya
      6.     Keserasian tema surah dengan nama surah

Penerapan aspek munasabah oleh quraish shihab tidak jauh berbeda dengan mufassir sebelumnnya, hanya saja ia lebih banyak memetik pendapat mufassir sebelumnya yang ia jadikan acuan untuk penafsirannya dan dikembangkan lagi olenya dan dengan perspektif yang menarik.

Tujuan penulis dalam menulis buku ini adalah untuk memahami kepada pembaca apa arti makna alquran itu sendiri. Dan juga untuk yang sudah meniti keahlian dalam alquran, diharapkan pembaca bias lebih memahami secara dalam dan mengembangkan ilmunya tersebut. Pada bab ini penulis lebih focus menjelaskan tentang model-model tafsir karangan quraish shihab yang mana didalamnya merujuk pada pemahaman dalam munasabah alquran.

Dari segi penyajian, buku ini disajikan secara sistematis dan logis serta terdapat keterkaitan antarsub-bab. Dari segi kalimat, sudah jelas bahwa penulis menyajikannya dengan paragraf yang sangat argumentatif sehingga penjelasannya cukup bisa meyakinkan para pembacanya. Penulis juga mencantumkan glosarium dan daftar pustaka yang kompleks yang memudahkan pembaca. Namun apabila kita tinjau dari segi kebahasaan, sayang sekali karena di dalam buku ini terdapat beberapa penjelasan yang membingungkan yang mana dalam suatu bahasa pembaca mungkin tidak mengerti dengan suatu kata dalam buku ini dan juga membuat menimbulkan penafsiran ganda.

Buku ini layak di baca karena didalamnya memuat ilmu agama, ilmu tafsir alquran yang mana semua itu mengacu pada kita untuk lebih beriman dan taat kepada allah swt. Buku ini juga cocok untuk orang yang baru mengetahui alquran dan juga meniti keahlian dalam pendidikan tafsir kerana semua itu memberikan penjelasan dalam memahami alquran dan isinya.